Rabu, 27 Agustus 2008

Galungan Day

Selamat hari raya Galungan

Semoga kedamaian,kebahagiaan,kebenaran selalu menyertai langkah kita menapaki jalan hidup ini.
Hampir seminggu hari raya galungan berlalu, banyak banget rutinitas yang aku lalui bersama keluarga kecilku di kampung Pupuan. Meski sudah merayakan untuk ke empat kali tapi masih saja terkaget-kaget dengan kebiasaan disana. Terutama saat mengolah daging babi yang beratnya 27 kg wuihhhh....dimasak beramai-ramai ampe jam 4 sore. Diolah jadi berbagai masakan seperti urutan,dendeng,kerupuk,be merah sam-sam,sayur nangka kuah,loteng ( daging dicampur kelapa muda trus dijemur). Aku heran dengan banyaknya daging yang diolah (satu ekor babi dibagi ber empat beratnya 110 kg) kalau dulu aku cuma ngolah daging berat 3 kg aja udah banyak lha ini berlipat-lipat wuihhhh....rasanya bosan maemnya daging babi melulu.
Aku di kampung lima hari bersama anak dan suami rasanya kok luamaaa banget tapi seru juga.
Hari pertama kami baru tiba di kampung jam 11 siang langsung pulang dan istirahat. Aku mampir ke pasar tempat ibu dan mertuaku jualan. Aku sempat beli buah untuk ibuku sembahyang. Trus aku dikasih kado kamen buat hadiah galungan (maksih ya...ibuku sayang)
Hari kedua kulalui dengan membantu mertua jualan dipasar (tapi Oka harus kerja ke Dps PP). Aku cuma jadi kasir doang. Bagus-ku seperti biasa tidak bisa tinggal diam ada saja yang dijadikan objek maenan jadilah semua perabotan diturunin buat maenan dia. Eh iya aku dapat jualin Ibuku sampian penjor yang beliau buat sendiri laku 13 ribu (lumayan lho mahal...biasanya kan 5 ribu) Oka baru sampai dirumah jam 9 malam kasian dia kecape-an.
Hari ketiga hari penampahan yang kubilang harus mengolah daging seberat 27 kg wuihhhhh....bayangkan sajalah capeknya.
Hari keempat Galungan kami pergi sembahyang ke pura dan ke sanggah. Aku seneng banget liat 2 jagoanku dalam balutan pakaian sembahyang ( sangat ganteng istilahnya gantengnya orang bali hehehe...).Trus pergi silahturahmi ke rumah saudara eh Bagus dapat hadiah baju dari kakek dan neneknya lho....
Hari kelima umanis Galungan aku ada piodalan di pura sore hari tapi sayang aku ga bisa ikut karena lagi ada tamu bulanan. Tapi pagi kami sempat maen ke rumah temen (istilahnya dia mondok) tapi rumahnya wuihhhh mengasyikkan pemandangan bagus masih alami dengan pemandangan sawah dan kebun. Persis seperti tinggal di Villa aku mau dong suatu saat punya rumah atau tempat refresinglah yang seperti itu heheheh.... Sore hari aku dandani Bagus dan suamiku untuk sembayang wuihhhh guanteng skali 2 jagoanku itu I love you......
Malam hari sehabis sembayang kami balik ke denpasar (kasian suamiku harus naik motor sendiri). Tengah malam kami tiba di rumah dengan sejuta rasa capek,lelah dan akhirnya tertidur lelap. Eh tapi lucu Bagus terbangun trus minta maem tapi aku ga punya nasi bingung deh...aku tawari jajan Bagus mau (katanya enak sekali-kali hehehe.....) setelah itu Bagus tertidur lelap karena lelah perjalanan jauh dan rutinitas.
Gitu deh cerita galungannya ada capek tapi seneng ntar lagi kami juga pulang buat merayakan Kuningan. Nanti aku ceritakan lagi ya....

Tidak ada komentar: