Jumat, 19 September 2008

Pengen Mandiri

Pernahkan kalian berpikir bahwa kalian bisa membentuk dan menjadi diri kamu sendiri saat masih sendiri ataupun sudah menjadi milik orang. Dahulu aku kira bisa dengan mudah menggapai hal itu tapi ternyata semua ta semudah membalik telapan tangan. Mau tidak mau kita harus membaur dengan berbagai kebiasaan dan rutinitas baru yang kadangkala membuatku ingin berteriak dan berontak keras. Namun apa yang bisa kuperbuat "makan Hati' adalah sarapan, makan siang dan makan malam yang selalu tersaji untukku. heemmmmm...................
Saat ini aku sudah memiliki keluarga kecil dengan satu buah hati kesayangan kami,Bagus namanya dan Oka adalah belahan jiwaku. Karena merekalah aku bisa merasakan indahnya dunia dan demi mereka aku akan bekerja keras demi kebahagiaan mereka. Kami belum bisa seutuhnya bisa membentuk sebuah keluarga yang sesuai keinginan kami karena saat ini kami tidak hanya tinggal satu keluarga tapi 2 keluarga kecil,sungguh kadang hal ini membuatku malas untuk pulang. Dahulu kukira bisa gampang tinggal bersama karena kami akan menjalankan privacy masing-masing ternyata....diluar dugaan semua yang keluargaku lakukan ada saja yang turut campur. Rumah itu sepertinya bukan rumah kami, itu seperti tempat kost-an buat ku,Oka dan Bagus. Karena kami tidak pernah diijinkan untuk melakukan perubahan apapun pada rumah itu kemaren saat aku ingin meletakkan sebuah meja komputer di ruang tamu protes datang dari kakak oka (cewek)yang notabene statusnya orang bilang "numpang" di rumah itu didukung kakak lagi satu (kedua ini akan selalu saling dukungdan kami selalu merasa tersisihkan). Saat kami ingin menikmati weekend bertiga sangat jarang bisa terlaksana karena anak mereka juga harus ikut serta bukannya aku ta mau tapi klo terus-menerus begitu kapan kami bisa memiliki waktu santai dengan buah hati kesayangan kami agar dia bisa merasakan full perhatian dari kami. Ini sungguh membuat kami sakit hati ada keinginan untuk meninggalkan rumah dan memilih untuk kost yang sebenarnya. Tapi kami masih memikirkan orangtua bagaimana perasaan mereka mungkin suatu saat klo kami sudah ta kuat lagi kami akan pergi mencari jati diri kami mencari kebahagiaan kami. Saat ini mungkin hanya airmata yang bisa kami teteskan tiap kali hati ini disakiti ta kami sangka mereka jadi seperti ini....
Bapak memek apa yang harus kami perbuat...semua terasa salah untuk kami. Mengalah tapi sampai kapan kami mengalah.....kami memang tidak sekaya kalian karena kekayaan itu bukan punya kami itu punya kalian. Tapi ijinkan kami untuk memiliki privaci kami sendiri jangan paksakan keinginan kalian pada kami. Jangan berpikir klo kami tidak bisa nuruti kalian bukan berati kami ta sayang kalian. Mengertilah posisi kami,kami ga mau menunggu sampai akhirnya benar-benar meledak situasinya dan meninggalkan kesan yang tidak enak.
Siapapun kalian yang baca tulisanku bantulah kami dengan doa tulus dari kalian agar secepatnya kami terlepas dari situasi sulit ini....
Peace.....

Tidak ada komentar: