Udah sebulan berlalu sejak mempunyai mbok baru buat sikecil. Tapi herannya Bagus masih juga ga bisa adaptasi dengan mboknya. Selalu nangis saat aku tinggal kerja,saat aku tinggal mandi pun dia ga ngasih saat ganti pakaian kerja tangisnya makin menjadi. Kasiaan skali ngeliat klo dia udah nangis kyak gitu,hati seperti diiris-iris pengen ikut nangis juga. Pertama kali kukira hanya butuh waktu sebentar untuk beradaptasi ehh...ternyata keterusan jadi bingung kami menghadapi situasi ini. Disatu sisi aku harus kerja untuk memenuhi kebutuhan hidup disisi lain aku juga harus slalu ada untuk buah hatiku. Ahh..apa yang bisa kuperbuat????
Mboknya yang sekarang emang rada ga nyambung klo komunikasi sama Bagus soale dia agak budeg (pendengarannya terganggu) trus klo ngomong bahasa Indonesia rada sulit. Nah klo dia ngomong kan ga bisa kecil-kecil always bicaranya lantang mungkin ini yang ngebuat Bagus rada takut soale dari kecil Bagus emang ga bisa dikasih omongan yang rada lantang dikit (agak sensitif sama kyak Ibunya heheh...). Tapi aku tetap ingin mempertahankan mbok-nya soale dia orang yang ampe saat ini bisa kupercaya untuk mengurus rumah dan anakku. Slama ini aku liat dia ga pernah memarahi anakku meski Bagus cerewet dan ga pernah bisa diem sejenak. Untuk buat sesajen dia handal untuk masak yaa...lumayanlah pokoknya mpe saat ini okelah meski ada juga kurang-kurangnya,namanya juga manusia mana ada sih yang sempurna. Manusia pasti ada kelebihan dan kekurangannya dan sekarang aku sedang belajar untuk memahami dan menerima tentang hal itu.
Yang sekarang aku pikirkan adalah cara tepat dan jitu agar Bagus bisa adaptasi baik dengan mboknya. Aku juga mikir bagaimana cara agar saat kutinggal kerja bagus ga nangis kencang kyak sebelum-sebelumnya, doakan ya...semoga rencanaku untuk pergi kerja dengan cara sembunyi-sembunyi dan tidak menggunakan pakaian kerja dari rumah bisa meluluhkan hati Bagus agar tidak rewel saat kutinggal buat mencari sesuap nasi buat kami.
Hanya kepada tuhan aku bisa meminta dan memohon agar usahaku berhasil. Oh.... Hyang Widhi bantulah hambamu ini agar aku bisa melakukan yang terbaik untuk kami sekeluarga,untuk buah hatiku Bagus,untuk suamiku Oka dan untuk diriku sendiri.
Wish all the best 4 our.....
Mboknya yang sekarang emang rada ga nyambung klo komunikasi sama Bagus soale dia agak budeg (pendengarannya terganggu) trus klo ngomong bahasa Indonesia rada sulit. Nah klo dia ngomong kan ga bisa kecil-kecil always bicaranya lantang mungkin ini yang ngebuat Bagus rada takut soale dari kecil Bagus emang ga bisa dikasih omongan yang rada lantang dikit (agak sensitif sama kyak Ibunya heheh...). Tapi aku tetap ingin mempertahankan mbok-nya soale dia orang yang ampe saat ini bisa kupercaya untuk mengurus rumah dan anakku. Slama ini aku liat dia ga pernah memarahi anakku meski Bagus cerewet dan ga pernah bisa diem sejenak. Untuk buat sesajen dia handal untuk masak yaa...lumayanlah pokoknya mpe saat ini okelah meski ada juga kurang-kurangnya,namanya juga manusia mana ada sih yang sempurna. Manusia pasti ada kelebihan dan kekurangannya dan sekarang aku sedang belajar untuk memahami dan menerima tentang hal itu.
Yang sekarang aku pikirkan adalah cara tepat dan jitu agar Bagus bisa adaptasi baik dengan mboknya. Aku juga mikir bagaimana cara agar saat kutinggal kerja bagus ga nangis kencang kyak sebelum-sebelumnya, doakan ya...semoga rencanaku untuk pergi kerja dengan cara sembunyi-sembunyi dan tidak menggunakan pakaian kerja dari rumah bisa meluluhkan hati Bagus agar tidak rewel saat kutinggal buat mencari sesuap nasi buat kami.
Hanya kepada tuhan aku bisa meminta dan memohon agar usahaku berhasil. Oh.... Hyang Widhi bantulah hambamu ini agar aku bisa melakukan yang terbaik untuk kami sekeluarga,untuk buah hatiku Bagus,untuk suamiku Oka dan untuk diriku sendiri.
Wish all the best 4 our.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar